ASURANSI USAHA TERNAK SAPI / KERBAU (AUTS/K)

Ditulis pada Jumat, 07 Feb 2020 oleh: Admin

     

TEMANGGUNG – (14/1/2020) Bapak Sunoto Ketua Kelompok Sido Mulyo Desa Gondangwayang Kecamatan Kedu melaporkan ternak sapi perah yang lumpuh selama tiga hari setelah melahirkan, setelah diperiksa oleh petugas kesehatan hewan setempat yaitu Pak Mukhlis, STP. Menurut hasil pemeriksaannya sapi tersebut sudah terlambat diobati dan petugas kesehatan merekomendasikan untuk dipotong paksa. Peternak tidak berkeberatan karena ternak tersebut telah diasuransikan sehingga peternak dapat mengajukan klaim atas kematian ternaknya yang dipotong paksa.

     Kepala Bidang Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono, S.Pt. MM terus mendorong peternak di Kabupaten Temanggung untuk dapat memanfaatkan Asuransi Peternakan. Adapun tahapan dan mekanisme pemanfaatan Asuransi Peternakan untuk Asuransi Usaha Ternak Sapi / Kerbau sebagai berikut: Kewajiban Peternak Membayar premi asuransi untuk sapi/kerbau sebesar 2% dari harga pertanggungjawaban sebesar Rp. 10.000.000,- per ekor, yaitu sebesar Rp. 200.000,- per ekor per tahun. Besaran bantuan premi dari pemerintah sebesar 80% atau Rp. 160.000,- per tahun dan sisanya swadaya peternak sebesar 20% atau Rp. 40.000,- per ekor per tahun. Jangka Waktu Pertanggungan Jangka waktu pertanggungan asuransi untuk sapi/kerbau selama 1 (satu) tahun dimulai sejak melakukan pembayaran premi asuransi yang menjadi kewajiban peternak.

"Mari peternak bersama dengan Petugas Kesehatan Hewan sebagai pendamping di lapangan untuk terus memanfaatkan Asuransi Usaha Ternak Sapi / Kerbau (AUTS/K) agar tenang dalam beternak karena AUTS/K menjamin ganti  rugi  bila  ternak sapi yang dipelihara terjadi kematian karena penyakit, kecelakaan, mati karena beranak dan kehilangan akibat kecurian" imbau Slamet Saryono, Kepala DISNAKAN Kabupaten Temanggung.

Kriteria Calon Peserta adalah peternak sapi/kerbau yang melakukan usaha pembibitan dan/atau pembiakan;Sapi/kerbau betina minimal berumur 1 (satu) tahun, masih produktif dan dalam kondisi sehat yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Dokter Hewan; Sapi/Kerbau yang didaftarkan menjadi peserta AUTS/K paling banyak 15 (lima belas) ekor per peternak skala kecil..

Persyaratan Sapi/Kerbau diutamakan peserta program Si Komandan; Peternak yang mendaftar harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK); Sapi/Kerbau memiliki penanduan / identitas yang jelas (micro-chip, eartag atau lainnya). Peternak sapi/kerbau bersedia membayar premi swadaya sebesar 20% dari nilai premi; dan Peternak sapi/kerbau bersedia memenuhi persyaratan dan ketentuan polis asuransi.

Resiko yang Dijamin Sapi/kerbau mati karena beranak,  Sapi/kerbau mati karena penyakit : Anthrax, Brucellosis (Brucella abortus), hemorrhagic Septicaemia/Septicaemia Epizootica, Infectious Bovine Rhinotracheitis, Bovine Tuberculosis, Paratuberculosis, Campylobacteriosis, Brucellosis (Brucella suis), Penyakit Jembrana, Surra, Cysticercosis, PMK dan Q Fever, Bovine Ephemeral Fever dan Bovine Viral Diarhea; Sapi/kerbau mati karena kecelakaan; Sapi/kerbau mati karena kecurian.

Ganti Rugi   Ganti rugi dapat diberikan kepada Tertanggung dengan ketentuan sebagai berikut: terjadi kematian atas ternak sapi/kerbau yang diasuransikan; kematian/kehilangan ternak sapi/kerbau terjadi dalam jangka waktu pertanggungan; potong paksa dapat dilakukan jika ada surat dari Dokter Hewan Berwenang/Dokter Hewan Pemerintah dengan besaran ganti rugi 50% (lima puluh persen) dari harga pertanggungan; jika sapi/kerbau hilang karena kecurian, maka pergantian klaim kepada Tertanggung dikurangi risiko sendiri (deductible) sebesar 30% dari Harga Pertanggungan.

Pendaftaran Calon Peserta

Peternak / Kelompok Ternak didampingi oleh petugas peternakan/ Koordinator Kostra Tani/UPTD/BPP/Dokter Hewan dalam mengisi formulir pendaftaran digital sesuai dengan formulir yang telah disediakan (Form AUTS/K-1);Perusahaan Asuransi Pelaksana melakukan assessment pendaftaran;Premi swadaya dibayarkan ke rekening Asuransi Pelaksana (penanggung);Polis terbit secara otomatis melalui aplikasi SIAP, Asuransi Pelaksana melakukan pemberitahuan aktivasi polis melalui SMS blasting ke nomor ponsel yang telah didaftarkan oleh kelompok ternak;Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten/Kota membuat Daftar Peserta Definitif (DPD) AUTS/K. Selanjutnya, Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten/Kota mengunggah (Upload) penetapan DPD melalui aplikasi SIAP (Konsideran dan Lampiran Form AUTS/K-2;Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi membuat rekapitulasi DPD dari masing-masing Kabupaten/Kota melalui aplikasi SIAP (Form AUTS/K-3).

PROSEDUR PENYELESAIAN KLAIM Pengajuan   klaim   dapat   dilakukan   oleh   Tertanggung kepada Penanggung apabila ternak sapi/kerbau yang diasuransikan mengalami kematian yang disebabkan oleh penyakit, kecelakaan atau beranak, dan/atau kehilangan. Selanjutnya pengajuan klaim dapat dilakukan oleh Tertanggung kepada Penanggung dengan ketentuan sebagai berikut:Premi telah dibayar sesuai ketentuan.Terjadi potensi  kematian  atas  ternak  sapi/kerbau yang diasuransikan.Terjadi kematian/kehilangan ternak sapi/kerbau dan/atau kehilangan dalam jangka waktu pertanggungan. Ahmad (DISNAKAN - 2020 ) .

Cetak: Kategori: TEMANGGUNG, INFO DISNAKAN
Bagikan:

BETERNAK ITIK

      Itik atau biasa disebut bebek berasal dari Amerika Utara d

SAPTA USAHA AYAM BURAS ( Bagian 2)

BETERNAK AYAM BURAS (BAGIAN 2) 4. KESEHATAN PENYAKIT Hal yang tak kalah pe



Disnakan Kabupaten Temanggung
Jl. Suyoto Nomor 7 Temanggung 56216 Telepon 0293 491990 Faximili 0293 491990
Copyright © 2022